KOTA MALANG – Upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini dilakukan Polresta Malang Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Malang dengan melibatkan anak-anak TK Bhayangkari dalam aksi penanaman 250 pohon di kawasan TPA Supit Urang, Rabu (22/4/2026).
Melalui Gerakan Peduli Lingkungan yang bersinergi dengan Perumda Tugu Tirta dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, anak-anak diajak terlibat langsung mengenal alam, menanam pohon, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
Kehadiran mereka menjadi simbol edukasi preventif dalam membangun generasi yang peduli terhadap keberlanjutan bumi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter bagi anak-anak.
“Kami sengaja melibatkan anak-anak TK Bhayangkari agar mereka sejak dini memahami pentingnya menjaga lingkungan. Ini bagian dari edukasi preemtif, menanamkan nilai cinta alam sebagai pondasi masa depan,” ungkapnya.
Menurutnya, kepedulian lingkungan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Lingkungan yang terjaga akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny. Ujik Putu Kholis, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran generasi muda.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga merasakan langsung bagaimana menjaga lingkungan. Harapannya tumbuh rasa cinta, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran perempuan melalui Bhayangkari juga menjadi bagian penting dalam mendukung program kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan tema Hari Bumi 2026 “Our Power, Our Planet”.
Kegiatan ini turut melibatkan relawan lingkungan dan jajaran PJU Polresta Malang Kota, mencerminkan kolaborasi dan soliditas lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan.